Kamis, 07 November 2013

Pemanfaatan Bahasa Indonesia pada tataran ilmiah, semi ilmiah, dan non ilmiah


Wacana ilmiah

karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Macam-macam karya tulis ilmiah :
     Sesuai dengan cirinya yang tertulis tadi, maka karya tulis ilmiah dapat berwujud dalam bentuk makalah (dalam seminar atau simposium), artikel, laporan praktikum, skripsi, tesis, dan disertasi, yang pada dasarnya kesemuanya itu merupakan produk dari kegiatan ilmuwan.

Contoh :
Aids
AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah nama penyakit yang berarti sindroma dapatan penurunan kekebalan tubuh. Ada pula yang menyebutkan sebagai penyakit kurus karena penderitanya memang sangat kurus. Sebagai sindroma, gejala AIDS sangat banyak, antara lain diare lebih dari sebulan, demam lebih dari sebulan, dan menurunnya berat badan secara cepat. Dari ketiga gejala tersebut, yang terpenting adalah gejala menurunya berat badan. Tanda-tanda lain antara lain batuk lebih dari 2 minggu, pembengkalan kelenjar (di ketiak,leher,dan selangkangan), sakit kepala hebat dengan leher kaku, bengkak-bengkak cokelat tua yang cepat menyebar di kulit dan lain-lain.

AIDS disebabkan oleh virus yang hidup dalam darah dan cairan tubuh lainnya. Virus ini merusak system kekebalan tubuh sehingga tubuh tidak mampu lagi membentengi badan dari serangan berbagai penyakit. Setelah virus ini berada di dalam tubuh, ia bisa berada di sana bertahun-tahun sebelum mulai membuat orang itu sakit. Siapa saja bisa terkena AIDS, tidak peduli umur, suku, pekerjaan, maupun orientasi seksualnya, apabila seseorang pernah berhubungan seks dengan orang yang membawa virus AIDS, disuntik/menyuntik diri dengan jarum kotor, atau memperoleh transfuse darah yang terkontaminasi virus AIDS, maka ia juga dapat terkena AIDS. Begitu pula dengan bayi yang ibunya membawa virus AIDS.

Ada tiga cara penularan AIDS pada bayi yaitu ketika janin masih di dalam kandungan, pada saat dilahirkan yang penuh darah, dan melalui Air Susu Ibu. Meskipun begitu, tetap lebih baik menyusui dengan ASI daripada susu bubuk (baik karena kemungkinan tertulari AIDS secara matematis hanya 50%, maupun karena ASI mengandung banyak zat yang berguna bagi kekebalan bayi).

Dari semua kasus penderita AIDS yang berhasil sembuh, ada hal-hal penting yang bisa ditarik. Pertama, memang virus HIV sebagai penyebab utama, tapi juga bergantung pada kondisi fisik dan psikis masing-masing korban. Kedua, mereka yang berhasil lolos dari maut adalah mereka yang secara sadar mengubah gaya hidupnya menjadi lebih positif.



Wacana semi ilmiah

Wacana dalam semi ilmiah merupakan suatu penulisan yang tidak terikat Bahasa Indonesia baku lisan, sehingga kemungkinan besar terjadinya penghilangan kalimat. Namun hal ini tidak mengurangi ciri kebakuannya. Walaupun demikian ketepatan dalam pilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan unsur-unsur di dalam struktur kalimat mempengaruhi dalam memahami makna gagasan.
contoh : artikel, editorial, opini, feuture, reportase.

contoh reportase :
Reportase Berita
Jakarta - Bebas berarti tidak pernah terikat atau tidak pernah terkekang. Hidup dengan jiwa yang bebas bisa membuat orang lebih berkreativitas. Semangat inilah yang dipegang oleh komunitas-komunitas indie. Kata indie sendiri berasal dari bahasa Inggris, berasal dari kata independent yang mempunya arti kebebasan, kemerdekaan.

Yamaha sebagai produsen motor sangat mengerti tentang hal ini sehingga dalam penyelenggaraan Free Your Soul di tahun keempat ini, di Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Yogjakarta, 18 September 2011, memberi warna baru yang berbeda dari tahun-tahun yang sebelumnya. Jika sebelumnya hanya ada high school band competition, kali ini Yamaha menambahnya dengan lomba indie comic, lomba indie clothing, dan lomba indie poster. Kegiatan lainnya adalah lomba graffiti, body painting, fotografi, bmx, dan stunt rider. Penyelenggaraan Free Your Soul semakin lebih berwarna karena juara high school band competition bisa menyuarakan kebebasan jiwa mereka hingga ke Korea Selatan, dikirim mengikuti Asian Beat Band Competition. Yamaha Motor berkolaborasi dengan Yamaha Musik untuk menyeleksi peserta band yang tampil dan menjadi juri penilai. Acara final akan diselenggarakan di Bandung.

"Musik sangat dekat dengan anak muda, begitu pula dengan kegiatan seni lainnya dengan media comic, clothing, dan poster. Melalui Free Your Soul mereka bisa menyalurkan bakat dan kreatifitasnya. Apalagi ada reward di tahun ini dari Yamaha dengan mengirimkan juara kompetisi band ke Korea Selatan. Ini membuat mereka semakin berkarya lebih baik lagi," jelas Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communiation Head Yamaha Indonesia.

Sekitar 4000 anak muda dari kalangan umum, komunitas indie musik, grafiti, distro dan clothing datang menyaksikan penyelenggaraan Free Your Soul. Acara menjadi lebih menarik karena di lomba indie clothing peserta menampilkan budaya Yogja secara bebas. Landmark kota, bahasa, alat-alat musik dan batik Yogja dituangkan dalam karya dengan sangat tidak kaku dan sangat kreatif. Begitu juga di kategori high school band competition, peserta membawakan lagu-lagu Yogja yang diaransemen sehingga budaya Yogya yang cair begitu sangat terasa. Band indie Captain Jack yang mengisi acara puncak menambah meriah acara.

Penyelenggaraan Free Your Soul yang dekat dengan anak-anak muda jadi penegas imej Mio. Lima nama warnya pun disesuaikan dengan tagline "The Spirit of Indie" yakni Black Progressive Red, Funky Red, Techno Blue, Disco Green, dan Rocking White. Mio dan Mio Soul terbaru menonjolkan grafis artistik yang sesuai dengan anak muda. Mio menyasar kaum muda perempuan, dan Mio Soul sesuai untuk kaum laki-laki. Free Your Soul juga akan ada di Jakarta (25 September), dan Bandung (2 Oktober). Seperti apa keunikan Free Your Soul di dua kota tersebut? Mari saksikan, jangan sampai kelewatan.



Wacana Non Ilmiah

Karangan nonilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari. Ciri-ciri karangan nonilmiah:
a. ditulis berdasarkan fakta pribadi,
b. fakta yang disimpulkan subyektif,
c. gaya bahasa konotatif dan populer,
d. tidak memuat hipotesis,
e. penyajian dibarengi dengan sejarah,
f. bersifat imajinatif,
g. situasi didramatisir, dan
h. bersifat persuasif.
Macam karya tulis Non Ilmiah : Dongeng, cerpen, novel, drama, dan roman adalah contoh karangan nonilmiah.

Contoh Wacana Non Ilmiah :

Pagi Yang Malang

Fathir adalah pemuda yang malas. Kerjanya hanya makan, tidur, dan bermain-main. Ayah dan ibunya tidak melarang sebab mereka adalah keluarga kaya. Apa saja kemauan Fathir selalu dituruti.
Suatu pagi, Fathir pergi bermain ke hutan. Di tengah perjalanan ia bertemu dengan seorang pengembara yang membawa lima karung yang berat.
”Hai, pemuda ! Maukah kau menolongku membawa karung ini ke kota ? ”tanya pengembara itu.
Fathir pura-pura tidak mendengar. Ia tetap berjalan perlahan sambil mengamati tumbuhan.
”Nak, aku akan memberimu salah satu dari kantong ini. Silahkan pilih!”
Fathir masih pura-pura tidak mendengar. Huh! Tadi minta tolong sekarang malah mau memberi karung. Paling-paling isinya Cuma sampah, batin Fathir.
” Anak muda, karungku yang bertali merah ini berisi ramuan obat segala penyakit, sedangkan yang bertali biru berisi bibit padi segala musim. Atau kamu mau karung dengan tali berwarna putih? Ini berisi kain sutera pilihan, yang bertali hijau berisi aneka macam penyedap masakan, dan yang berwarna kuning berisi emas permata. Nah, pilihlah salah satu!”
”Ah, baiklah.”kata Fathir semangat. ”Aku pilih yang berwarna kuning aja.”
”Apakah kamu yakin karung ini membawa keberuntungn bagimu?”
”Sangat yakin. Sudahlah, cepat berikan. Aku tidak sabar membawanya pulang .”omel Fathir .
Pengembara itu menyerahkan karung yng bertali kuning. Fathir langsung membawa karung itu pergi tanpa berterima kasih. Setelah agak jauh, dibukanya karung itu. Ah, betapa gembiranya Fathir saat melihat banyak emas di dalamnya. Pogi lalu melanjutkan perjalanan pulang.
Tiba-tiba…
”Pokoknya kalau bertemu orang kaya, kita rampok saja.” kata salah satu orang.
Fathir  yang mendengar suara itu, cepat-cepat bersembunyi. Setelah kedua orang itu berlalu, Fathir segera keluar dari persembunyiannya. Ia meneruskan dengan tergesa-gesa dan takut. Sampailah Fathir di tepi sungai. Di tempat penyeberangan itu tampak sepi. Hanya ada tiga penarik perahu.
”Sepi sekali hari ini.”ujar yang bertubuh paling kecil.
”Benar tidak seperti bisanya.” jawab yang berambut keriting.
”Bagaimana kalau kita rampok saja orang yang menyeberang dengan perahu kita ini ?” tanya yang bertubuh kekar.
Ketiga penarik perahu tertawa terbahak-bahak. Mendengar hal itu Fathir semakin ketakutan. Diambilnya jalan pintas. Fathir berenang menuju ke seberang sungai. Sesampainya di tengah sungai, seekor buaya menuju ke arahnya.
Tanpa ragu-ragu, Fathir memukul moncong buaya itu dengan karung yang dipanggulnya. Buaya itu malah membuka moncongnya. Fathir tak banyak berpikir. Dilemparnya karung berisi emas itu ke arah buaya. Lemparan tepat sekali. Buaya itu kesulitan mengunyah karung. Fathir merasa musuhnya lengah. Ia berenang ke tepian secepatnya.
Sejak kejadian itu, Fathir menjadi sadar., ternyata emas tidak mendatangkan keberuntungan baginya. Justru mendatangkan bahaya. Sejak itu Fathir menjadi rajin dan bijaksana.

1 komentar:

tias idam mengatakan...

Nice info gan....!!!

Poskan Komentar