Selasa, 14 Januari 2014

Operator Selandia Baru Punya Cara Blokir Ponsel Curian


DREAMERSRADIO.COM - Banyaknya kasus pencurian ponsel membuat resah banyak pengguna. Namun di Selandia Baru, tiga operator selular sepakat untuk memblokir ponsel curian sebagai upaya menekan aksi tersebut. Setidaknya ponsel curian tidak bisa digunakan lagi atau di jual kembali.
Dilansir dari CellularNews, tiga operator itu diantaranya Vodafone, Telecom, dan 2 Degrees. Mereka bersama-sama meluncurkan daftar hitam ponsel curian untuk memblokit ponsel yang telah dicuri dalam waktu 24 jam setelah ada laporan kehilangan dari pemiliknya.
Cara jitu pemblokiran dilakukan melalui kode identifikasi unik atau IMEI yang telah terdaftar. Dalam daftar hitam ponsel curian yang digunakan tiga operator menggunakan sistem database yang diselenggarakan GSM Association (GSMA) atau badan internasional yang mewakili industri mobile dan dikelola oleh New Zealand Telecommunications Forum.
Inspektur Steve Christian, National Manager Mobility di Kepolisian Selandia Baru, menyambut baik sistem database tersebut.
“Kami sangat senang perusahaan telekomunikasi sekarang bergabung bersama-sama membuat perangkat curian menjadi tidak bernilai,” tuturnya.
Setelah masuk daftar hitam, ponsel atau perangkat mobile curian tidak dapat menggunakan jaringan seluler ataupun internet dari tiga operator besar di Selandia Baru tersebut. Bahkan, ponsel tetap terblokir sekalipun berganti kartu SIM.
CEO New Zealand Telecommunications Forum, David Stone mengatakan, langkah ini merupakan contoh kolaborasi lintas industri yang menguntungkan pelanggan dan masyarakat.
“Bagi banyak orang, ponsel bukan sekedar ponsel. Ponsel adalah kamera, jam tangan, buku harian, ensiklopedia, peta, dan pengaturan lainnya,” terang Stone.
Karena itulah ia memperingatkan kepada masyarakat setempat untuk berhati-hati dalam membeli ponsel atau perangkat mobile lainnya dari penjual yang tidak jelas. Karena bukan tidak mungkin pembeli akan mendapatkan produk yang telah terblokir.

Analisis :

 hal ini sangat bagus, setidaknya ponsel curian tidak bisa digunakan lagi atau di jual kembali, dan memberi efek jera juga. Saya pun berharap hal ini dapat terealisasikan di Negara kita. 

0 komentar:

Poskan Komentar